Home »

Flu Babi ….

Categories

Calendar

May 2009
M T W T F S S
« Apr   Nov »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 6 other followers

RSS Detik.Com

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Flu babi adalah kasus-kasus influensa yang disebabkan oleh virus Orthomyxoviridae yang endemik pada populasi babi. Galur virus flu babi yang telah diisolasi sampai saat ini telah digolongkan sebagai Influenzavirus C atau subtipe genus Influenzavirus A[1]
Babi dapat menampung virus flu yang berasal dari manusia maupun burung, memungkinkan virus tersebut bertukar gen dan menciptakan galur pandemik.

Flu babi menginfeksi manusia tiap tahun dan biasanya ditemukan pada orang-orang yang bersentuhan dengan babi, meskipun ditemukan juga kasus-kasus penularan dari manusia ke manusia.[2] Gejala virus termasuk demam, disorientasi, kekakuan pada sendi, muntah-muntah, dan kehilangan kesadaran yang berakhir pada kematian[3] Flu babi diketahui disebabkan oleh virus influenza A subtipe H1N1[4] H1N2,[4] H3N1,[5] H3N2,[4] and H2N3.[6]

Di Amerika Serikat, hanya subtipe H1N1 lazim ditemukan di populasi babi sebelum tahun 1998. Namun sejak akhir Agusuts 1998, subtipe H3N2 telah diisolasi juga dari babi.
Secara garis besar, flu ini hampir sama dengan flu lainnya yang mengakitbatkan demam, batuk-batuk, sakit tenggorokan, sakit kepala, menggigil (kedinginan) dan badan terasa pegal dan sebagian juga ada yang muntah-muntah serta diare.

Bagaimana bisa terkena flu ini? Ada 2 penyebaran yang paling umum yaitu kontak langsung dengan babi yang sedang terkena penyakit flu tersebut atau kontak langsung dengan orang lain yang sedang terkena penyakit tersebut, terutama pada saat orang batuk atau bangkis.

Pada dasarnya, penyakit flu ini bisa disembuhkan dengan obar asal setiap orang yang sudah merasa mempunyai gejala yang diatas segera pergi ke dokter.

Dan terkahir, seperti orang bilang, lebih baik mencegah daripada mengobati makanya lakukan hal-hal di bawah ini untuk pencegahannya.

– Tutup hidung dan mulut anda dengan tisu (tissue) pada saat anda akan batuk atau bangkis (sneeze) dan buang tisu tersebut ke tempat sampah.

– Cuci tangan dengan sabun, terutama setelah habis batuk/ bangkis. Bisa dilakukan juga dengan sabun tanpa air yang mengandung alkohol.

– Hindari memegang mata, hidung dan mulut anda karena biasanya cara in yang paling mudah penyebaran suatu penyakit, terutama flu.

– Gunakan masker sekali pakai bila bepergian. Nah, untuk hal yang satu ini, di masyarakat kita sepertinya jarang sekali menggunakan masker di tempat umum, padahal kalau di negara lain, terutama di Jepang, sering kami lihat penggunaan masker, baik di bis maupun kereta api.

Penggunaan masker bukan saja untuk menghindari tertularnya penyakit tetapi juga melindungi orang lain untuk tidak tertular penyakit yang anda miliki.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: